Cara Guru Matematika Menyusun Soal Tryout TKA yang Nyambung dengan AN
Cara Guru Matematika Menyusun Soal Tryout TKA yang Nyambung dengan AN
Tes Kemampuan Akademik (TKA) kini menjadi salah satu acuan penting untuk melihat capaian belajar murid. Meskipun tidak wajib, hasil TKA sangat bermanfaat karena dapat digunakan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Di sisi lain, Asesmen Nasional (AN) hadir sebagai evaluasi sistem pendidikan yang memberikan gambaran kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dan daerah melalui rapor pendidikan.
Menariknya, mulai tahun 2026, TKA dan AN diintegrasikan. Tujuannya jelas: lebih efisien, lebih efektif, dan mengurangi beban tes bagi sekolah. Artinya, satu asesmen bisa memberikan manfaat ganda baik untuk murid maupun untuk sekolah. Pada tingkat SD dan SMP materi yang diujikan yaitu literasi membaca (Bahasa Indonesia) dan numerasi (matematika).
Peran Penting Guru Matematika
Guru matematika memiliki peran penting untuk mempersiapkan murid siap menghadapi bentuk soal TKA yang selaras dengan karakter AN. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah melalui tryout TKA terintegrasi AN. Tryout ini menjadi “latihan nyata” agar murid terbiasa dengan tipe soal yang menuntut pemahaman, penalaran, dan ketelitian.
Kenali Dulu Bentuk Soalnya
Agar soal yang dibuat benar-benar “nyambung”, guru perlu memahami bentuk soal yang digunakan dalam TKA. Berikut beberapa jenis soal yang umum digunakan di tingkat SD dan SMP:
1. Pilihan ganda sederhana,
Ini adalah bentuk soal yang paling familiar: murid memilih satu jawaban benar dari empat pilihan.
Contoh Soal
Untuk membuat larutan desinfektan atau larutan pembasmi kuman, dibutuhkan cairan P dan Q dengan perbandingan P : Q = 3 : 5.
Jika tersedia 2,5 liter cairan Q, maka volume maksimum larutan yang dapat dibuat adalah ….
a. 3,6 liter
b. 4,0 liter
c. 4,8 liter
d. 6,4 liter
2. Pilihan ganda kompleks MCMA (Multiple Choice Multiple Answer) yaitu bentuk soal tes yang memungkinkan adanya lebih dari satu jawaban benar dari opsi yang disediakan.
Kaidah membuat soal ini maka perlu diperhatikan:
a. Soal sesuai dengan indikator
b. Pilihan jawaban yang benar harus lebih dari satu, namun tidak semua pilihan jawaban benar
c. Rumusan pokok soal harus jelas termasuk kalimat petunjuk cara mengerjakan soal
d. Antar tiap pilihan jawaban tidak terlihat jelas saling kontradiksi atau saling meniadakan
Contoh soal
Mil atau mile adalah jenis satuan pengukuran unit yang sering digunakan di negara Amerika. 1 mil setara dengan 1,609 km. 1 mil juga setara dengan 5280 feed (kaki) atau 1760 yard.
Berdasarkan Deklarasi Djuanda (hasil konferensi hukum laut) di Geneva tahun 1978, Indonesia memiliki hak mengelola 200 mil Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE).
Pilih semua jawaban benar. Jawaban benar dapat lebih dari satu.
· ZEE Indonesia dalam satuan km adalah 321,8 km.
· ZEE Indonesia dalam satuan kaki adalah 1.056.000 kaki.
· ZEE Indonesia dalam satuan yard adalah 356.000 yard.
· ZEE Indonesia dalam satuan feed adalah 5.060 feed.
3. Pilihan ganda kompleks kategori yaitu jenis soal objektif di mana peserta didik diminta mengklasifikasikan 3 opsi pernyataan ke dalam kategori seperti "Benar/Salah", "Ya/Tidak", atau "Sesuai/Tidak Sesuai".
Untuk membuat soal ini beberapa kaidah yang perlu diperhatikan
a. Soal sesuai dengan indikator
b. Rumusan pokok soal harus jelas termasuk kalimat petunjuk cara mengerjakan soal
c. Antar tiap pilihan jawaban tidak terlihat jelas saling kontradiksi atau saling meniadakan
d. Setiap pernyataan berkaitan dengan satu pokok soal yang sama, bukan merupakan soal yang berdiri sendiri
Contoh Soal
Halaman belakang sebuah rumah luasnya 60 m² akan dibuat taman. Seperenam bagian untuk kolam, tiga perempat bagian untuk rumput dan tanaman lain, sedangkan sisanya ditutup dengan batu koral.
Adapun biaya pembuatannya adalah sebagai berikut:
Kolam: Rp 700 ribu per m²
Rumput dan tanaman lain: Rp 300 ribu per m²
Batu koral: Rp 400 ribu per m²
Berilah tanda centang (√) pada kolom benar atau salah untuk setiap pernyataan.
Lebih dari Sekadar Soal
Menyusun soal tryout TKA bukan sekadar membuat pertanyaan. Ini adalah bagian dari strategi pembelajaran. Soal yang baik akan melatih cara berpikir siswa, meningkatkan literasi numerasi, dan membiasakan siswa menghadapi soal kontekstual. Dengan kata lain, soal bukan hanya alat evaluasi, tetapi juga alat belajar.
Di era integrasi TKA dan AN, guru matematika dituntut lebih kreatif dan adaptif. Soal yang disusun harus mampu menjembatani antara konsep matematika dan kehidupan nyata. Karena pada akhirnya, tujuan pembelajaran matematika bukan hanya agar siswa bisa menghitung, tetapi agar mereka mampu berpikir.
Penulis : Harna Yulistiyarini, M.Pd